Senin, 23 Januari 2012

faktor2 yang mempengaruhi ibu hamil


  1.  Faktor Fisik
Kehamilan      perubahan      adaptasi thd p’tumbuhan janin & fisik ibu slama hamil
  •  Status kesehatan
Status kesehatan ibu : PMS, peny. Berat, riwayat penggunaan obat-obatan, keguguran, riwayat melahirkan bayi besar/prematur, riwayat SC
Status kesehatan keluarga : TBC
  •  kesehatan ibu :
Anemia, hiperemesis gravidarum, infeksi
Status gizi :
☻   Kurang gizi dpt menyebabkan ggn pertumbuhan bayi bahkan bayi lahir cacat
☻   Makanan yg baik tidak hny diperlukan saat kehamilan namun juga sebelum kehamilan
☻   Pola makan seimbang
☻   Pilih makanan dari 4 kelomp mkn bergizi : daging, buah&sayuran, roti, susu
Pada kunjungan pertama, bidan hendaknya menggali kebiasaan makan pada ibu hamil :
·          pekerjaan                                                                                * Sumber air
·         Jenis makanan yang tersedia                                                      * Makanan favorit
·         Fasilitas tempat makanan                                                           * Pengetahuan klien
·         Bahan pokok, cara memasak (pengolahan)
Kondisi yang mempengaruhi nutrisi pada bumil
•          Kondisi sosial – ekonomi
•          Kebiasaan diet
•          Kondisi psikologis/ fisik yang abnormal
Selama kehamilan, kebutuhan kalori harus ditambah agar tersedia zat gizi yang cukup untuk pertumbuhan janin. wanita hamil sebaiknya mengkonsumsi makanan yang gizinya seimbang, termasuk buah-buahan dan sayur-sayuran. hindari makanan yang mengandung bahan pengawet, rokok, kafein, dll
Nutrisi berpengaruh pada kondisi ibu dan janin :
•          Pada ibu : Kekurangan gizi pada ibu hamil dapat mengakibatkan : anemia, abortus
•          Pada janin : BBLR, kematian janin, pertumbuhan janin terhambat 

 Life style (gaya hidup)
•          Substance abuse, didefinisikan sbg pola psikoaktif dari penggunaan zat/bahan yang berisiko bagi kesehatan (penyalahgunaan terhadap obat-obatan terlarang)
•          Zat bahannya dapat berupa kefein, tembakau, dan obat-obatan terlarang lainnya.
1.       Kafein dapat meningkatkan detak jantung dan metabolisme pada tubuh ibu, yang dapat menimbulkan stres yang nantinya mengganggu perkembangan janin, insomnia, mudah gugup, sakit kepala, merasa tegang.
2.       Tembakau, ibu yang merokok selama kehamilan sering mengandung bayi lebih kecil, abortus spontan, masalah pernapasan pada BBL, meningkatkan heart rate
3.       Alkohol, dampak yang diakibatkan karena mengkonsumsi alkohol diantaranya kerusakan janin pada awal kehamilan, kelainan pertumbuhan, disfungsi SSP, jantung abnormal
4.       Marijuana (ganja), kandungan tar nya jauh lebih tinggi daripada rokok sehingga bagi wanita akan mengakibatkan terganggunya sel telur, menghambat perkembangan janin, BBLR, kematian janin.
Beberapa hal yg harus diperhatikan sehubungan dg “subtance abuse”
•          Anamnesa
•          Screening tes dari obat-obatan terlarang
•          Pemeriksaan USG
•          Konseling yang tepat untuk menghentikan kecanduan
•          Ketika efek/bahaya dari penggunaan obat-obatan terlarang berlanjut sampai periode postpartum, maka ibu tidak dianjurkan memberikan ASI
•          Kolaborasi dg petugas kesehatan lain

kehamilan tidak diinginkan (KTD)
Faktor-faktor  penyebab KTD
•          Hamil diluar nikah
•          Hamil akibat perkosaan
•          Kegagalan kontrasepsi
Risiko dari KTD
•          Segi medis, dampak pada bayi : BBLR
                Dampak ibu : abortus, kebutuhan nutrisi kurang
•          Segi  sosial : masa depan anak terlantar, nutrisi anak kurang, tidak memperoleh kasih sayang 

2. Faktor Psikologis
  internal
•          Sressor
  eksternal
•          Support/dukungan keluarga dan suami
•          Subtance abuse
•          Partner abuse
Faktor Psikologis
  1. Stresor internal dan eksternal
TM I
TM II                               PSIKOLOGIS
TM III
Penelitian menunjukan wanita hamil dengan tekanan pribadi secara terus menerus memiliki risiko >50 % melahirkan anak dengan cacat fisik.
keluarga :
peranan keluarga dan suami à tindakan nyata memberikan rasa tenang & nyaman à kehamilan sehat.
B.      PARTNER ABUSE
                Partner :pasangan , Abuse : penyalah gunaan
                KDRT : Trauma fisik dan mental
Faktor Lingkungan, sosial, budaya, ekonomi
•          Kebiasaan adat istiadat
•          Fasilitas kesehatan : RS, PKM, tenaga kesehatan (bidan)
•          Ekonomi ibu dan keluarga
•          Sikap bidan dalam memberikan pelayanan kebidanan kpd pasien
Alasan tidak digunakan :
•          Tidak sadar hamil
•          Biaya
•          Tidak ada penjaga anak
•          Transport
•          Dianggap kurang penting bila kehamilan ke-2
Ekonomi
à Kemampuan keluarga untuk pemenuhan kebutuhan ibu dalam hal :
   - Nutrisi
   - Akses tenaga kesehatan
kebutuhan psikologi ibu hamil
•          Support keluarga                                                      * Persiapan menjadi orang tua
•          Support dari tenaga kesehatan                                  * Persiapan sibling
•          Rasa aman dan nyaman dalam kehamilan
Persiapan sibling :
•          Melibatkan anak/ kakaknya
•          Siapkan anak untuk ketidak hadiran ibu
•          Membuat perubahan dalam kehidupan anak
•          Jika kehamilan lebih dari satu bayi
kesimpulan
•          Bidan harus mampu mengenali faktor-faktor yang dapat berpengaruh pada suatu kehamilan.
•          Asuhan tidak hanya berfokus pada satu faktor, misalnya kesehatan saja, Dengan demikian diharapkan kehamilan dapat dijalani dengan baik oleh setiap wanita.



               

Tidak ada komentar:

Posting Komentar